Masih Mau Bangun Rukan Biasa-biasa Saja?

    2019-04-10

Rukan Modern Signature Office Tower PIK

Konsep yang begitu-begitu saja dari rumah kantor (rukan) dan office space di Jakarta menjadi alasan kuat kemunculan rukan modern di beberapa wilayah lain. Salah satu keistimewaan yang dimiliki adalah ketersediaan lift di dalam bangunan.

 

Hanya lift saja? Tentu tidak. Masih banyak lagi fasilitas lain yang dimiliki oleh rukan outskirt ini seperti keberadaan parking basement yang menjadi pembeda dari jenis rukan lainnya. Bahkan beberapa rukan modern ini turut membangun jembatan di dalam unitnya yang menghubungi blok-blok unit seperti yang terdapat di Landmark Pluit, Jakarta Utara.

Selain itu, faktor luasan unit yang dimiliki rukan modern juga disinyalir menjadi alasan lain mengapa tempat kerja model ini tengah menjadi tren bagi tenan-tenan. Namun yang paling menarik dari itu semua menurut Anton Sitorus, Head of Research & Consultancy Savills adalah status HGB.

“Seperti diketahui sejumlah space di perkantoran umumnya hanya strata tittle bahkan menggunakan surat perjanjian sewa saja. Tapi di rukan modern skema kepemilikan sudah HGB,” ujarnya saat dihubungi via telepon pada redaksi Harianproperty.com.

Menariknya, kini banyak tenan yang mulai mengalami pergeseran orientasi dalam mencari unit-unit untuk perusahaannya ke rukan modern seperti ini. Dengan harga yang tidak jauh berbeda dengan office space bahkan cenderung lebih rendah, mereka melirik rukan modern untuk dijadikan kantor atau basecamp perusahaan. Terutama sekali perusahaan lokal seperti yang tertera dalam hasil survey Savills beberapa waktu lalu.

Dalam survey tersebut tertuang bahwa pengguna primer dari rukan-rukan modern tersebut adalah perusahaan lokal sebut saja BCA di Landmark Pluit dan beberapa perusahaan lainnya mulai dari telekomunikasi, perbankan, manufaktur, mining dan oil hingga IT.

Rukan modern saat ini tengah marak tumbuh di daerah-daerah pinggiran (dekat kota utama) dan itu membuat keberadaannya banyak diminati perusahaan. Apalagi kini pemerintah sendiri sedang gencar membangun infrastruktur baru sebagai bagian dari pemerataan pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, lahan yang dibangun juga memiliki status hukum yang clean and clear sehingga menjamin kenyamanan bagi penghuni kelak.

Anton menyebutkan rukan-rukan modern yang banyak tumbuh di daerah Outskirt ini menjadi idola baru bagi kalangan perusahaan dan akan menjadi tren terbaru yang sulit dielak. Bagaimana pun, ujarnya, kehadirannya bisa menambah solusi dan alternatif baru yang memberikan fasilitas lebih menarik. “Terutama bagi perusahaan yang memiliki karyawan muda atau millenial, model perkantoran seperti ini sangat menarik bagi mereka,” imbuh Anton.

Anton memaparkan setidaknya ada lima faktor utama yang membuat rukan modern ini bisa berkembang ke depannya. Pertama adalah status kepemilikan yang lebih aman karena bisa berstatus HGB/HM atau strata tittle. Kemudian dari sisi konsep dan desain jauh lebih menarik dan bagus karena mengikuti tren terkini yang bisa menambah semangat tenan dalam bekerja. Lalu ukuran unit atau ruangan yang cenderung besar dan terkesan luas. Lalu adanya estate management yang bisa berperan sebagai maintenance manager. Dan yang paling penting pula tentunya adalah fasilitas yang mumpuni.

Beberapa contoh rukan modern yang telah dibangun diantaranya adalah: Signature Office Tower PIK yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Lalu Cengkareng Business City, Duta Indah Office, Foresta Business Loft, Landmark Pluit dan Altira Business Park. Sementara untuk lokasi lainnya yang ideal menurut Anton adalah kawasan Bekasi hingga Karawang, Tangerang dan Bogor di mana terdapat banyak perusahaan yang bertempat di sana.

 

Editor     : Redaksi

Comment

Comodo SSL