Modernland Segera Kembangkan Perumahan 1.000 Hektare di Cilejit

    2019-05-29

Wakil Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk. Freddy Chan (Kiri) sedang menjelaskan kinerja dan rencana saat buka puasa bersama media, Selasa (28/5).

JAKARTA-PT Modernland Realty Tbk. bersyukur mampu melewati tahun 2018 lalu yang penuh tantangan. Perseroan telah mengambil langkah-langkah strategis mendayagunakan aset bernilai tinggi untuk mendorong pendapatan dan mengukuhkan struktur keuangan demi mencapai pertumbuhan jangka panjang.

Wakil Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk. Freddy Chan mengatakan, tantangan global yang semakin meningkat memaksa industri properti untuk menyesuaikan diri dengan dinamika perekonomian, mulai dari peningkatan suku bunga, gemuruh impor dan ekspor, hingga tingginya nilai dolar AS. “Sepanjang 2018, Perseroan terus-menerus memperkuat kinerjanya di segmen residensial dengan menawarkan produk-produk menarik dari segi harga dan fungsi,” ujar Freddy Chan.

Melalui Jakarta Garden City (JGC) yang merupakan proyek flagship Perseroan, telah dilakukan penjualan perdana produk properti komersial terbaru bertajuk New East, produk hunian terbaru yakni Cluster Mahakam, serta meluncurkan Cleon Park Apartment yang merupakan apartemen pertama di JGC.

Portofolio usaha Perseroan terus pula diperluas dengan mengembangkan pabrik ModernPrecast melalui Entitas anak usaha yang bernama PT Modern Panel Indonesia. Melalui entitas anak PT Modern Asia Hotel, Perseroan turut pula menambah portofolio perhotelan baru dengan meresmikan Hotel Swiss-Belinn ModernCikande Banten di Serang, Banten. Perseroan pun menjalin berbagai kerja sama strategis yang berorientasi jangka panjang untuk mempertahankan keberlanjutan usahanya.

Di tahun 2018, Perseroan bekerja sama dengan PT Waskita Karya Realty untuk mendirikan perusahaan patungan bernama PT Waskita Modern Realti demi mewujudkan Kawasan Integrasi Toll Road City di Bekasi seluas 343,5 hektar. ModernCikande Industrial Estate (MCIE) juga menandatangani memorandum of understanding dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Kementerian Agama RI, sebagai bagian dari rencana untuk membangun kawasan industri halal pertama di Indonesia yang berlokasi di kawasan MCIE.

Berkat penawaran-penawaran menarik tersebut, Perseroan membukukan penjualan yang cukup baik di tahun 2018 lalu, terutama untuk apartemen. Segmen residensial membukukan marketing sales sebesar Rp2,97 triliun, naik 130,49% dibandingkan Rp1,29 triliun pada tahun 2017. Di sisi lain, MCIE membukukan marketing sales sebesar Rp520,35 miliar, lebih rendah 11,70% dibandingkan Rp581,24 miliar pada tahun 2017.

“Peresmian Hotel Swiss-Belinn ModernCikande Banten juga sudah mulai berkontribusi ke dalam kinerja Perseroan di segmen hospitality sehingga mampu membukukan pendapatan sebesar Rp67,33 miliar dari hotel dan sewa. Selain itu, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp52,93 miliar dari lapangan golf dan restoran club house,” kata Freddy Chan.

Kondisi perekonomian Indonesia yang diproyeksikan akan tetap baik pada 2019, membuat Perseroan berencana untuk terus meningkatkan pemanfaatan cadangan lahannya yang masih idle. “Perseroan pun berkomitmen menjajaki kemitraan dengan pihak ketiga baik di dalam maupun luar negeri yang memiliki brand kuat untuk membentuk perusahaan patungan sehingga mampu memaksimalkan potensi Perseroan. Di saat yang sama, Perseroan akan terus memantau kondisi likuiditas global pada tahun 2019. Perseroan telah mengambil tindakan antisipasi dengan memastikan bahwa tidak ada utang signifikan yang jatuh tempo pada periode 2019-2020. Hal ini sedikit banyak melindungi kesehatan keuangan Perseroan dari dampak tahun politik sehingga memungkinkan menjalankan sekaligus mengembangkan usahanya tanpa paparan terhadap risiko likuiditas,” papar Freddy Chan.

Di segmen lahan industri, Perseroan akan melanjutkan pengembangan lahan industri halal dengan terus mendesak regulator agar mengeluarkan peraturan mengenai lahan industri halal sehingga dapat menjadi payung hukum bagi para calon tenant. Perseroan juga akan terus menggalang dukungan pemerintah dan para pemangku kepentingan lain untuk menjadikan Indonesia sebagai tolak ukur dalam hal lahan industri halal.

Di segmen residensial, Perseroan akan mengembangkan beberapa lahan di Jakarta Garden City melalui kerja sama dengan pengembang eksternal guna memperkuat brand JGC hingga bisa meningkatkan harga jual.

 

Modernland Cilejit

PT Modernland Realty Tbk. juga akan mengembangkan proyek residensial terbarunya bertajuk Modernland Cilejit dengan luas pengembangan mencapai 1.000 hektar yang berlokasi di kawasan Cilejit, Serang, Banten. Didalam lokasi pengembangan Modernland Cilejit yang lokasinya hanya 20 menit dari BSD yang sarat akan fasilitas kaum urban ini, PT Modernland Realty Tbk. akan mengembangkan sebuah kawasan bernama Central Park seluas 20 hektar yang akan menjadi sebuah Quality Living bagi para penghuninya.

Di dalam kawasan Central Park ini, kita akan merasakan nuansa liburan maupun beragam aktifitas lainnya. Sehingga kualitas hidup yang lebih baik akan tersedia di Modernland Cilejit. Selain Central Park, ada beberapa fasilitas lainnya yang akan dibangun seperti: Kesehatan, Sekolah, Edu Park, Theme Park, Area Komersial dan Pasar Modern.

“Hal ini dirasa sudah harus direalisasikan mengingat perkembangan properti yang telah semakin mengarah ke sebelah barat akibat makin sesaknya pertumbuhan properti di kawasan Serpong dan Tangerang seperti BSD, Alam Sutera dan Gading Serpong. Berbagai fasilitas penunjang gaya hidup pun sudah tersedia sangat lengkap di 3 kawasan tersebut,” ujar Freddy Chan.

Lebih lanjut Freddy Chan mengatakan, pertumbuhan properti di barat Jakarta paling pesat bila dibandingkan dengan kawasan lainnya di sekitar Jakarta. Baik dilihat dari sisi kenaikan harga propertinya, investasi dan semakin lengkapnya fasilitas penunjang kehidupan. Hal ini turut disertai dengan upaya pemerintah dalam hal mempercepat pembangunan infrastruktur yang akan mempermudah masyarakat yang tinggal di kawasan barat Jakarta untuk beraktifitas menuju berbagai kawasan di Jakarta maupun daerah penyangga lainnya di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek). Salah satunya berwujud dengan mulai dilakukannya pembangunan jalan tol ruas Serpong-Balaraja.

Editor     : Gunawan

Comment

Comodo SSL