Laba Metland Meningkat Berkat Penjualan Moncer Tiga Proyek Ini

    2019-05-20

Direksi Metland setelah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham di Intercontinental Hotel, Jakarta, Kamis (16/5/19)

HARIANPROPERTY.COM, JAKARTA-  Torehan apik dicatatkan PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) sepanjang 2018 dengan mencetak laba sebesar Rp 482 miliar. Secara signifikan, jumlah tersebut meningkat 6,65 persen dari tahun 2017.

Olivia Surodjo, Direktur PT Metropolitan Land Tbk mengatakan bahwa di tahun 2018 kemarin Metland berhasil membubukan sejumlah penjualan tinggi sehingga terjadi peningkatan laba. “Tahun 2018 dapat dilalui dengan peningkatan laba Metland,” ujar Olivia Surodjo dalam jumpa pers di Intercontinental Hotel, Pondok Indah Jakarta, Kamis (16/5/19).

Selain itu, pendapatan perusahaan selama 2018 tercatat sebesar Rp 1,4 triliun atau meningkat 9,12 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1,3 triliun. Pertumbuhan pendapatan disebabkan adanya pertumbuhan penjualan properti senilai Rp 868,4 miliar atau naik 12,42 persen dari Rp 772,5 miliar pada tahun sebelumnya.

Tiga proyek yang menyumbang penjualan terbesar berasal dari proyek Metland Cibitung, Metland Menteng, dan Metland Cileungsi. Ketiga proyek ini seperti dituturkan Nitik Hening, Direktur Metland lainnya memang tengah banyak diburu oleh konsumen karena memiliki fasilitas yang memadai seperti Mall di Cileungsi, stasiun Telaga Murni di Metland Cibitung yang sebentar lagi akan diresmikan.

Sementara untuk kontribusi peningkatan pendapatan yang naik sebesar 63 persen datang dari usaha penjualan properti residensial dan strata title dan 25 persen dari pendapatan sewa pusat perbelanjaan. Sementara persentase dari pengoperasian hotel turut menyumbang 9 persen dari pendapatan serta 3 persen sisanya dari pengoperasian pusat rekreasi dan pendapatan lain-lain.

Selama 2019, perseroan tetap optimistis akan mencapai target penjualan. Hingga bulan Maret 2019, Metland mencatatkan pendapatan sebesar Rp 258 miliar. Pendapatan tersebut berasal dari penjualan properti sebesar Rp 134 miliar dan Rp123 miliar dari pendapatan berkelanjutan dan lain-lain, serta laba bersih sebesar Rp 79 miliar. Lebih lanjut, nilai aset perseroan meningkat sebesar 7,78 persen atau mencapai Rp 5,2 triliun.

Tidak hanya itu saja, Metland juga mengalami peningkatan ekuitas sebesar 14,65 persen menjadi Rp 3,44 triliun. Sementara itu, selama 2018, perseroan mengembangkan beberapa proyek mencakup residensial dan strata seperti The Riviera at Puri yang merupakan proyek kerja sama operasi dengan Keppel Land Ltd. dan Apartemen Kaliana di Metland Transyogi. Selain itu, perusahaan juga melakukan diversifikasi segmen ke properti premium dengan memasarkan vila dan hotel Royal Venya Ubud di Bali.
 

Editor     : Redaksi

Comment

Comodo SSL