Siapkan Rp70 Triliun, Tommy Soeharto Akan Bangun 1 Juta Rumah

    2019-04-12

Tampak dalam gambar (ki-ka): Pramod Mohanlal Chordiya CEO of Bin Zayed Asia, Sheikh Midhat Kamil Kidwai CEO of Bin Zayed Group, Hutomo Mandala Putra Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini Direktur Utama PT Berkarya Ma

HARIANPROPERTY.COM, JAKARTA- Pengusaha sekaligus konglomerat Nasional, Hutomo Mandala Putra atau yang dikenal Tommy Soeharto dalam waktu dekat akan membangun 500 ribu hingga 1 juta rumah setelah sepakat menjalin kerja sama dengan Bin Zayed Group, sebuah perusahaan kenamaan dari Dubai, Uni Emirat Arab kemarin, Kamis (11/4/2019) di Crowne Plaza, Jakarta.

Dalam Mou tersebut, disepakati Tommy dengan PT Berkarya Makmur Sejahtera miliknya akan dikucuri dana sebesar Rp43- 70 triliun dari Bin Zayed Group untuk pengembangan beberapa lini usaha seperti renewable energy (mining, oil dan gas) termasuk properti.

“Bin Zayed Group berkomitmen membenamkan investasi senilai 3 miliar dollar AS hingga 5 dollar AS kepada kami untuk pengembangan usaha terutama properti yakni affordable housing bagi masyarakat,” sebut  Milasari Kusumo Anggraini Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera.

Tommy sendiri mengaku optimis dengan jalinan kerja sama yang akan resmi berjalan tiga bulan kemudian setelah pematangan business plan antara kedua belah pihak ini. Tommy mengungkapkan bahwa Bin Zayed Group merupakan grup bisnis besar yang dimiliki keluarga berpengaruh di Uni Emirat Arab. “Banyak proyek yang telah mereka bangun seperti di India, Afrika dan Pakistan,” pungkas Tommy.

Sementara itu, Group Managing Director Bin Zayed Group Midhat Kidwai mengatakan terkait alasan pihaknya masuk ke Indonesia adalah karena terdapat peluang dan potensi yang bisa dikelola. Ia menyebutkan Indonesia termasuk salah satu negara dengan peluang ekonomi yang besar dan menjajikan.

Terkait lokasi pengembangan 500 ribu sampai 1 juta unit rumah ini, Tommy belum bisa dipastikan akan berada di mana saja karena masih harus melihat ketersediaan lahan yang cukup besar. Untuk saat ini Tommy sendiri telah mengawali kiprahnya di industri properti rumah sederhana di kawasan Sentul. Di sana, Tommy telah membangun 4000 rumah di atas lahan 20 hektar dan masih terus dilakukan pengembangan karena lahan yang ada cukup besar yakni ratusan hektar.

Disinggung mengapa memilih membangun rumah sederhana, Tommy memberikan jawaban bijak, "Kami lihat masih banyak rakyat Indonesia yang belum memiliki papan (rumah). Kami ingin membantu memenuhi kebutuhan rumah, sekaligus juga meningkatkan kesejahteraan rakyat," jelas Tommy.

 

Editor     : Redaksi

Comment

Comodo SSL