Trivo Group Bangun Apartemen TOD di Terminal Depok, Harga Rp618 Juta
- 2019-04-02
Metro Starter tepat berada di Terminal Depok Margonda Raya
DEPOK, HARIANPROPERTY.COM-Bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Depok, pengembang Trivo Group meluncurkan sebuah apartemen berkonsep TOD. Pengembang berpengalaman yang pernah membangun PGC (Pusat Grosir Cililitan) dan SCG (Sentral Grosir Cikarang) ini rencananya akan membangun 7 tower apartemen di lahan seluas 3 hektare itu.
Proyek bernama Metro Starter ini tepat berada di Kawasan Terminal Depok dan Stasiun Depok Baru. “Kami membangun di lahan Pemkot Depok dan saat ini perizinannya sudah selesai,” kata Tomy Nanlohy, Marketing Manager Metro Starter kepada HarianProperty.com.
Tak hanya mal, rencananya pengembang juga akan membangun mal dan ruko. Apartemen Metro Starter terdiri dari 3 tipe unit apartemen yakni tipe studio (32m2), tipe satu kamar tidur (56m2) dan tipe dua kamar tidur (66-79m2). “Harganya dimulai dari Rp618 juta hingga Rp1,5 miliar,” ungkap Tomy. Untuk pembayaran, pengembang menawarkan cara pembayaran installment hingga 60 kali.
Untuk mal sendiri, rencana pengembang akan membangun mal sekelas Margo City. “Kita tahu sekitar kami itu sudah berdiri mal kelas C. Maka dari itu kami mau mengambil pangsa pasar yang berbeda yang lebih high,” jelas Tomy.
Sedangkan untuk ruko, rencananya pengembang akan membangun 21 unit ruko tiga setengan lantai seharga Rp4,5 miliar. Penjualan ruko justru yang paling kencang, mengingat marketing gallery baru berjalan beberapa minggu. “Untuk ruko sudah terjual sekitar 50%,” ujar Tomy.
Yang unik dari konsep TOD yang diusung Metro Starter, mereka akan membangun terminal di bawah mal sebanyak 3 lantai. “Jadi nanti orang menunggu saja di lobi, karena nanti ada jalur khususnya sendiri,” jelas Tomy.
Tomy juga mengatakan, pihaknya juga akan melakukan peremajaan terhadap terminal Depok karena pihaknya mengerti bawah kawasan hunian yang baik juga harus didukung dengan terminal yang bagus pula. “Nanti rencananya kami juga akan bangun apartemen lagi di lahan belakang yang juga masih milik Pemkot Depok,” pungkasnya.


Comment