Gandeng BP TWP, Karangploso Townhouse Siapkan Unit Untuk TNI AD

    2019-02-11

Wakasad TNI Letjen Tatang Sulaiman (berjaket) sedang meninjau perumahan Karangploso Townhouse di Malang

HARIAPROPERTY.COM, JAKARTA- PT Mahakarya Evelyn Almeera Mughnii Development melalui  pengembang Mughnii Land baru-baru ini bekerja sama dengan Badan Pengelola (BP) Tabungan Wajib Perumahan (TWP) menawarkan program KPR Swakelola bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Melalui kerjasama ini, nantinya para prajurit TNI AD aktif bisa memiliki rumah dengan menggunakan fasilitas pembiayaan dari BP TWP. Bentuk bantuan yang diberikan ialah, prajurit tidak dibebankan biaya uang muka. Selain itu, pengurusan akta jual beli dan balik nama juga tidak dipersulit karena BP TWP akan melunasi tanggungan atas KPR tersebut kepada pengembang.

Menurut Presiden Direktur Mughnii Land Mulyani Sri Utami yang dijumpai di Jakarta minggu lalu, jalinan kerjasama ini dilakukan karena melihat masih banyaknya anggota TNI yang sulit untuk memiliki hunian idaman. Dari situ, pihaknya sebagai pengembang perumahan terjangkau, merasa perlu membantu pemerintah dalam merumahkan masyarakatnya terutama dari kalangan TNI AD.

Sebagai info, likuiditas TWP dikumpulkan dari potongan gaji para prajurit TNI yang kemudian dikelola untuk kemudahan pemilikan rumah para tentara. Dengan kata lain, BP TWP berperan sebagai perusahaan pembiayaan rumah bagi tentara.

“Prajurit TNI AD yang menggunakan fasilitas ini akan mengangsur ke BP TWP dengan bunga cicilan hanya 4 persen per tahun dan bisa dicicil sepanjang masa dinas, maksimal 15 tahun. Program ini sangat memudahkan para tentara dalam kepemilikan rumah. Ketika mereka pensiun nanti sudah punya rumah,” ujar Utami.

Plafon kredit yang ditawarkan beragam tergantung pangkat dan jabatan. Mulai dari Tamtama Rp150 juta, Bintara Rp185 juta, Perwira Pertama Rp250 juta dan Perwira Menengah dan Tinggi mulai Rp350-500 juta.

Mewujudkan kerjasama tersebut, pekan lalu (Minggu, 3 Februari 2019) jajaran direksi Mughnii Land bersama-sama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjend TNI Tatang Sulaiman, Kolonel Inf bagus Suryadi Tayo (Danrem Malang) dan Letkol Inf Nurul Yakin (Kodim Malang) meninjau kelayakan perumahan, baik dari sisi kualitas bangunan, keabsahan legalitas lahan dan ijin membangun.

Untuk tahap pertama akan dipasarkan 100 unit rumah dan para tentara dibebaskan membeli lebih dari satu unit selama plafonnya mencukupi. Rumah juga harus memenuhi asas mudah, murah, sehat dan indah sehingga dapat terjangkau oleh setiap anggota. “Bulan ini kami upayakan serah terima 5 unit untuk prajurit di tahap pertama,” pungkas Utami.

Editor     : Aziz Fahmi Hidayat

Comment

Comodo SSL