Wadah Komunitas dan Ekonomi Digital, Starthub Connect 2018 Digelar di ICE BSD

    2018-09-14

Tangerang, HarianProperty.com-Sinar Mas Land bekerja sama dengan Alpha Momentum menggelar “Starthub Connect 2018” pada hari Senin (13/9) di ICE BSD City.

Acara ini diselenggarakan sebagai wadah untuk mempertemukan perusahaan-perusahaan startup teknologi dan digital di Indonesia yang inovatif dan memiliki ide revolusioner. Selain itu, acara ini juga sebagai ajang perusahaan startup lokal unjuk gigi untuk menarik minat para investor untuk berinvestasi.

Starthub Connect 2018 merupakan ajang temu komunikasi digital yang di fasilitasi oleh BSD City. Acara ini menjadi bentuk keseriusan BSD City dalam membangun ekosistem digital, yang akan meningkatkan digital ekonomi di Indonesia.

 Menghadirkan pembicara sari global, ajang internasional ini tentunya banyak menarik pengunjung yang hadir. Hal ini membuktikan BSD ingin para pelaku industry digital dapat bersinergi dan menciptakan peluang Antara satu dengan yang lainnya.

Project Leader Irawan Harahap mengatakan pihaknya terus meningkatkan komitmen dalam menjadikan BSD City sebagai kota masa depan dan pionir integrated smart digital city di Indonesia dengan mendukung event-event skala lokal hingga internasional, seperti salah satunya Starthub Connect 2018.

 “Beragam infrastruktur dan fasilitas kami sediakan dan akan terus ditingkatkan, untuk mendukung cepatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia serta beragam transformasi industri yang mengikutinya,” ujarnya.

Melihat potensi ekonomi dan pasar digital Indonesia yang sangat besar, Starthub Connect 2018 juga bertujuan mengembangkan ide-ide revolusioner dari para pelaku industri dan bantu mewujudkannya dengan menghubungkan mereka ke mentor, investor, hingga pihak-pihak terkait lainnya di acara ini.

Beberapa nama besar yang hadir dalam acara ini antara lain, Dickie Widjaja, CTO Investree, Christian Rijanto, Founder Ismaya Group, Tan Wijaya. Director IBM Systems & Eco-systems, Ongki Kurniawan, Ongki Kurniawan, Executive Director of Grab Indonesia.

Sekitar 150 startups dari 6 kota di Indonesia turut menghadiri acara ini dan (mohon konfirmasinya) lebih dari [jumlah] investor turut hadir untuk melihat perkembangan lanskap startup dan menelisik potensi lebih jauh dari masing-masing startup.

Transformasi BSD City menjadi Integrated smart digital city

Sudah tidak asing lagi bahwa saat ini Sinar Mas Land selaku pengembang kota mandiri BSD City, gencar menghadirkan fasilitas dan infrastruktur berbasis teknologi.

BSD City bertransformasi menjadi integrated smart digital city untuk memudahkan masyarakat dalam melalukan kegitan sehari-harinya, dibantu dengan beragam fasilitas teknologi.

Keberadaan infrastruktur jaringan fiber optik tentu semakin memperkuat BSD City dalam penyedeiaan akses internet dan kecepatan pengiriman data, high resiliencies fiber backbone, keterbukaan akes untuk fleksibilitas hingga kesiapan pelayanan cloud kelas dunia.

Komitmen BSD City tidak hanya sebatas hal diatas, transformasi ini berlanjut dengan mengalokasikan satu kawasan untuk komunitas digital, yakni Digital Hub.

Berdiri diatas lahan seluas 25,86 Ha, terletak di bagian selatan Green Office Park, BSD City. Digital Hub merupakan inovasi Sinar Mas Land untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi digital.

Kawasan ini dilengkapi dengan sistem infrastruktur teknologi, fasilitas premium, serta lokasi yang strategis dan multi akses.

Digital Hub BSD City didedikasikan sebagai ‘Silicon Valley’ Indonesia yang akan menunjang operasional dan aktivitas keseharian perusahaan teknologi dan digital.

Beragam perusahaan teknologi dan digital mulai dari startup company, animation institution, technology leaders hingga pendidikan yang bergerak di bidang IT Science telah menjadi tenant di kawasan ini.

“Perkembangan industri teknlogi yang sangat dinamis, menjadi semangat Sinar Mas Land untuk serius menggarap kawasan Digital Hub,” tambah Irawan Harahap.

Kawasan Digital Hub dikembangkan secara bertahap, untuk fase pertama adalah pembangunan gedung yang bernama “Knowledge Hub” yang diperkirakan akan rampung pada tahun 2020 mendatang. Perusahaan mengalokasikan dana sebesar Rp 7 triliun untuk membangun kawasan Digital Hub.

Editor: Gunawan

 

Comment

Comodo SSL