Graha Abdael Sukses Hadirkan Amesta Living, Kawasan Perumahan Terpadu Strategis di Surabaya Timur

    2021-11-12

 SURABAYA – Pesatnya perkembangan kota Surabaya di Jawa Timur, mendorong meningkatnya kebutuhan  masyarakat terhadap  produk-produk properti,  seperti hunian,  komersial,   perkantoran, maupun pusat perbelanjaan.  Surabaya Timur menjadi salah  satu  contoh kawasan yang berkembang sangat pesat seiring dengan pembangunan berbagai infrastruktur publik, seperti jalan tol, Jalan Lingkar Dalam Timur atau Middle East Ring Road (MERR) maupun Outer East Ring Road (OERR) atau Jalan Lingkar Luar Timur.

Pesatnya pengembangan kawasan Surabaya Timur, mendorong pengembang properti PT Graha Abdael Sukses  (GAS) meluncurkan Amesta  Living,  sebuah kawasan mixed-use terpadu  seluas  60  hektare. Berlokasi di Nol Outer East Ring Road Surabaya Timur, Amesta Living menyediakan beragam kebutuhan properti, mulai dari hunian, SOHO, ritel, komersial, hingga  lifestyle mall.

GAS selaku  pengembang Amesta  Living  merupakan kolaborasi  antara PT Intiland  Development Tbk (Intiland;DILD) dengan PT Abdael Nusa  perusahaan pengembang properti asal  Surabaya yang  masih satu kelompok usaha dengan perusahaan property management Provest.

Harto Laksono Direktur Pemasaran Intiland untuk Surabaya menjelaskan pengembangan Amesta Living merupakan  langkah  ekspansi   strategis  Intiland  untuk  memperkuat  pasar   properti  di  Surabaya. Kolaborasi  ini sekaligus  mengantisipasi pesatnya perkembangan kawasan dan  pertumbuhan pasar properti di Surabaya Timur.

“Lewat kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan sebuah pengembangan kawasan hunian dan komersial terpadu yang lokasinya strategis, memiliki rencana pengembangan yang baik, serta  dibangun dengan konsep  sustainable  living. Amesta Living kami harapkan dapat menjadi solusi kebutuhan masyarakat terhadap sebuah kawasan hunian berwawasan lingkungan yang memenuhi beragam kebutuhan untuk tinggal, bekerja, beraktifitas, dan bersosialiasi dengan baik,” kata Harta Laksono.

Renny Yolanda Vice Chief Executive Officer PT Abdael Nusa mengungkapkan kolaborasi  dengan Intiland bukan  pengalaman baru.  Tahun   2003, Abdael Nusa telah menjalin kerjasama dengan Intiland untuk pengembangan salah satu  klaster hunian eksklusif di kawasan perumahan Graha Famili Surabaya.

Menurutnya, pengembangan Amesta Living menjadi sinergi strategis antara dua pengembang properti yang memiliki rekam jejak dan pengalaman sukses mengembangkan proyek-proyek properti selama ini. Kolaborasi ini menggabungkan pengalaman, kekuatan sumber daya, serta  kesamaan visi untuk menghadirkan properti-properti terbaik  bagi masyarakat

“Kolaborasi dalam  pengembangan Amesta Living didasari  oleh kesamaan visi dan core values terhadap pengembangan  sebuah kawasan untuk memberikan well-being  bagi  para  penghuninya. Ini adalah proyek idealisme dan  kami memikirkan secara  detil seluruh aspeknya untuk membantu  masyarakat memiliki hunian yang nyaman dan terjangkau,” ujar Renny Yolanda lebih lanjut.

Lokasi kawasan Amesta Living di OERR sangat strategis karena merupakan jalan nasional.  Jalan selebar 60 meter ini membentang dari sisi utara kota Surabaya hingga  ke dekat  Bandara  Internasional Juanda, di Sidoarjo. Dibutuhkan waktu  hanya  sekitar 10 menit untuk menunju Bandara  Internasional Juanda. Kawasan ini juga  dekat dengan berbagai fasilitas publik  serta  akses  jalan  tol yang  menghubungkan Surabaya,  Sidoarjo, dan Mojokerto.

Perseroan menilai Surabaya Timur merupakan kawasan yang berkembang pesat seiring pembangunan infrastruktur jalan  dan  fasilitas publik. Perkembangan tersebut  menjadikan kawasan Surabaya Timur sebagai magnet bagi banyak konsumen dan investor  properti, khususnya yang menginginkan produk- produk properti yang lebih terjangkau.

“Potensi  pasar  kawasan Surabaya Timur sangat baik dengan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas hunian terus  meningkat. Kami optimistik Amesta Living akan  sukses  dan  manjadi solusi kebutuhan masyarakat terhadap kawasan hunian yang ideal,” kata Harto Laksono.

Hans  Wibisono  Direktur Utama GAS menambahkan, Amesta Living dibangun dengan mengusung konsep  pendekatan biophilic design.  Konsep ini mementingkan terciptanya harmoni antara manusia dengan alam,  membentuk lingkungan sehat yang  mendorong kreativitas dan  hidup  dengan lebih produktif.

“Pengembangan Amesta Living rencananya terbagi menjadi beberapa tahapan. Tahap awal ini untuk fasilitas perumahan  dan  tahapan  berikutnya akan  dikembangkan  fasilitas komersial,   bisnis,  ritel, apartemen dan lainnya” ungkap  Hans Wibisono.

Pengembangan tahap pertama meliputi area seluas 10 hektare yang diperuntukan sebagai penyediaan fasilitas hunian untuk pengembangan sekitar 700 unit rumah. Pada pengembangan awal rencanannya akan  dibangun sebanyak 300  unit rumah compact  dua  lantai yang  terbagi ke dalam  berbagai tipe ukuran.

Pertama, tipe Nora yang memiliki luas lahan 40 m2 dengan luas bangunan 53 m2. Tipe ini menyediakan dua kamar  tidur, ruang  keluarga,  kamar  mandi,  dan carport. Pilihan kedua  adalah tipe Sora yang hadir dengan dua pilihan, yakni unit Standard dengan luas lahan  50 m2 dan luas bangunan 57 m2 atau unit Deluxe yang memiliki luas lahan  60 m2 dengan luas bangunan 63 m2.

Tipe ketiga adalah Terra yang merupakan unit rumah dengan ukuran terbesar karena menyediakan dua kamar tidur, dua kamar mandi, dan carport. Tipe rumah ini juga menyediakan unit Standard dengan luas lahan 60 m2 atau 72 m2 dengan luas bangunan 71 m2. Sementara untuk kebutuhan hunian lebih besar, tersedia unit Deluxe  yang  memiliki  lahan   seluas  90  m2  dengan luas  bangunan 75  m2.  Tipe   ini menyediakan tiga kamar tidur, dua kamar mandi  dan carport.

Menyasar segmen konsumen dari kaum milenial, keluarga muda dan pembeli  rumah pertama, rumah- rumah di Amesta Living mengusung konsep  desain  Japandi  (Japan dan  Skandinavia)   yang dirancang oleh arsitek terkemuka Budhi Harmunanto. Desain rumah mengutamakan aspek  life balance, kesederhanaan, praktis, teratur, fungsional serta  multifungsi.

Pilihan  konsep  desain  ini lahir  dari  munculnya kesadaran di kalangan generasi muda dan  milenial terhadap pentingnya keseimbangan antara aktivitas manusia dan  alam.  Kesadaran tersebut bahkan cenderung menjadi standar baru  di kalangan generasi muda dalam  memilih  kawasan hunian yang dibangun dengan konsep berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

“Salah satu nilai lebih lainnya dari Amesta Living adalah faktor keterjangkauan bagi masyarakat, karena kami   pasarkan  mulai   Rp800  jutaan.  Dengan   harga   yang   affordable,   konsumen  bukan   hanya memperoleh sebuah rumah yang nyaman, tetapi juga mendapatkan lingkungan yang asri dan beragam fasilitas di dalamnya, ” ujarnya  lebih lanjut.

Nilai tambah Amesta Living lainnya  adalah adanya estate management untuk pengelolaan kawasan secara   profesional.  Perseroan telah  menunjukProvest  sebagai  property  management  yang  akan mengelola seluruh kawasan Amesta Living.

Menurut Hans Wibisono, tersedianya layanan estate management memberikan nilai tambah bagi para penghuni. Selain memberikan kemudahan pengelolaan lingkungan dan kawasan, estate management juga mempermudah warga  penguni mendapatkan beragam layanan kebutuhan lainnya.

Keunggulan lain Amesta Living yakni tersedianya ekosistem kawasan yang  para  penghuninya dapat saling terkoneksi dan berkolaborasi.  Kawasan ini menyediakan berbagai fasilitas komersial, pendidikan, social living, serta  area-area publik yang difungsikan sebagai fasilitas komunal. Untuk mewujudkan hal tersebut, Amesta Living menyediakan area-area terbuka untuk publik seluas

8.500 m2.  Salah satunya adalah Community Center seluas hampir 2.000 m2 yang menjadi fasilitas sosial terpenting bagi para penghuni. Berlokasi  tepat di  tengah kawasan, Community Center dilengkapi  dengan  fasilitas-fasilitas seperti jogging track, playground,  commercial  area, mixed-used area, hingga  meeting point. Kawasan ini juga dilengkapi  water feature dan water promenade melalui pemanfaatan sungai  yang membelah kawasan. Area ini dikelola dengan baik, dari mulai aspek kebersihan, keindahan, dan lanskap  lingkungannya.

Prospek Kawasan

Amesta Living memiliki prospek pengembangan yang sangat baik dan potensial secara  jangka panjang. Sebagai   sebuah  kawasan  mixed-use terpadu,  Amesta  Living  bukan   hanya   menawarkan  sebuah lingkungan hunian yang nyaman dan modern, tetapi juga menyimpan potensi investasi yang baik.

Lokasinya yang  sangat strategis dengan akses  jalan  nasional serta  dilengkapi  dengan infrastruktur publik yang  lengkap,  diyakini memberikan nilai tambah bagi  para  konsumen. Pengembangan tahap selanjutnya melalui  pembangunan  fasilitas-fasiltias ritel, komersial,  bisnis,  serta  lifestyle mall  akan secara langsung mendongkrak nilai kawasan di masa  mendatang.

Perseroan optimistik dengan kemudahan aksesibilitas dan  konektivitas seiring  pembangunan infrastruktur publik akan menjadi pendorong utama pesatnya perkembangan Surabaya Timur. Dalam beberapa tahun terakhir,  kawasan ini menjadi salah satu  area yang pengembangan propertinya paling masif di kota Surabaya.

“Kebutuhan hunian yang lokasinya strategis, compact,  terjangkau, serta  desain  yang menarik menjadi incaran bagi  para  konsumen, terutama para  pasangan muda,  milenial,  maupun mereka yang  ingin memiliki  hunian pertama. Segmen  pasar  ini sedikit berbeda dengan proyek hunian tapak yang  kami kembangkan di area Surabaya Barat,” kata Harto Laksono.

Kehadiran  Amesta Living diharapkan dapat memenuhi kebutuhan fasilitas hunian bagi  masyarakat Surabaya.  Seiring dengan perkembangan area  Surabaya Timur, kawasan Amesta Living akan  menjadi pusat gaya hidup masyarakat modern yang dinamis  dan mendambakan tinggal di lingkungan yang asri dan nyaman.

Penulis  : Agung
Editor     : Gunawan

Comment

Comodo SSL