Wamen PUPR : Program Sarhunta Bisa Tingkatkan Potensi Wisata di Likupang

    2021-02-05

SULAWESI UTARA – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) benar-benar terus mempersiapkan serta meningkatkan kualitas tempat pariwisata di Indonesia khususnya di sejumlah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Salah satunya adalah dengan mendorong program pembangunan sarana hunian pariwisata (Sarhunta) untuk meningkatkan potensi wisata dengan memperbaiki serta meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak huni dan menarik banyak wisatawan untuk berkunjung.

“Program Sarhunta dari Kementerian PUPR ini sangat membantu masyarakat di daerah wisata. Tidak hanya rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni, tapi masyarakat dapat memanfaatkan bangunan yang telah direhab menjadi homestay atau penginapan bagi wisatawan yang berkunjung,” ujar Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo saat mengunjungi salah satu rumah penerima bantuan Sarhunta di Desa Marinsow Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara beberapa waktu lalu.

Pada kegiatan kunjungan kerja tersebut, Wakil Menteri PUPR didampingi oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I yang diwakili Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Utara Recky W. Lahope dan Kepala Seksi Wilayah I Suryani Utami Thalib.

Kunjungan kerja Wakil Menteri PUPR tersebut dilaksanakan untuk meninjau kondisi dan kesiapan homestay dan berdialog langsung dengan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengharapkan agar bantuan homestay dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka promosi pariwisata. Dengan demikian, kawasan pariwisata yang ada bisa lebih menarik dan tertata dan menjadi tujuan wisatawan domestik dan mancanegara.

Program Sarhunta di KSPN Likupang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR dengan menyalurkan bantuan bedah rumah untuk masyarakat dengan usaha pondok wisata atau homestay sebanyak 263 unit rumah dan peningkatan kualitas rumah tanpa fungsi yang terdapat di sepanjang koridor KSPN Likupang berjumlah 266 unit.

“Total dana yang disalurkan untuk Program Sarhunta di KSPN Likupang sebesar Rp 36,74 Milyar. Kami berharap masyarakat di Likupang bisa sukses dengan usaha homestay,dan bisa membantu pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan yang ditemui oleh Wakil Menteri PUPR adalah Ferry Rantung. Ferry yang merupakan penerima bantuan homestay mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih telah mendapatkan bantuan ini.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah memberi bantuan homestay ini. Sekarang rumah saya menjadi lebih bagus dan dengan usaha homestay ini kami mampu memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga khususnya dan warga di Desa Marinsow,” katanya. 

 

Editor: Gunawan

Comment

Comodo SSL