MBSL Club Indonesia Donasikan Paket Sembako ke Korban Banjir Cicurug Sukabumi

    2020-10-04

SUKABUMI-Masa pandemi ini tak menyurutkan keinginan komunitas mobil untuk membantu sesamanya yang sedah terkena musibah. Jumat kemarin (3/10), Mercedes Benz SL (MBSL) Club Indonesia melakukan bakti sosial kepada korban banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat. Banjir bandang kali ini menerpa 6 desa di kawasan ini.

Ada pun sumbangan yang diberikan MBSL Club Indonesia berupa 350 paket yang terdiri dari 11 item  per dus yang berisi kebutuhan sehari-hari seperti shampol, sabun mandi, odol, deterjen, pembersih lantai, kopi, gula dan teh. Selain itu, komunitas yang berdiri sejak 2007 ini juga menyalurkan 100 paket berisi kue kaleng, biskuit dan snack kepada para korban dan relawan serta petugas yang ikut bersatu membantu masyarakat yang terdampak.

Paket bantuan kali ini diangkut menggunakan 1 buah truk dan 3 mobil. Sumbangannya pun langsung diberikan di posko utama tanggapan bencana dan diterima oleh Kapolsek Cicurug Kompol Simin A Wibowo beserta Danramil Cicurug Kapten Armed Mahtom Tohari serta staff Kecamatan dan perwakilan warga.

Rombongan yang dipimpin Donny Pur selaku Sekjen MBSL yang didampingi oleh Pandu Pradana sebagai Direktur Humas  MBSL dan Novrianda Basyir sebagai Deputi Direktur Humas serta sejumlah crew pun diterima dengan hangat oleh petugas dan warga sekitar.

“Kegiatan baksos ini bukan yang pertama dilakukan oleh MBSL karena club kami ini selalu rutin melakukan misi sosial di beberapa moment setiap tahunnya,” ujar Donny Pur yang juga merupakan pengusaha hotel ini.

Klub mobil  ini memang dikenal solid dan juga memiliki program rutin tahunan di bidang bakti sosial. "Di usianya yang ke 13 ini,  klub ini memantapkan diri sebagai salah satu klub mobil sport yg tertua diindonesia dan masih eksis hingga kini," ujar Made Hariyantha, salah satu pendiri MBSL sekaligus presiden MBSL Club Indonesia.

Donny Pur juga menyampaikan apresiasinya atas kerja tanggap para relawan dan petugas setempat dalam mengkoordinir bantuan dan menangani dampak bencana.

Sekjen MBSL, Donny Pur

Sebagai info, Desa Pasawahan di Kecamatan Cicurug merupakan salah salah satu lokasi terparah akibat bencana banjir badang yang terjadi pada Senin (21/9). Dahlan Sudarlan, Kepala Desa Pesawahan mengatakan bawah saat ini ada 24 rumah mengalami rusak berat setelah diterjang banjir besar ini.

“Kemudian keluarga yang terdampak itu terdapat 67 KK, ditambah lagi ada 28 karyawan pabrik mereka mengungsi di rumah saudaranya,” tambah Dahlan.

Adapun lokasi-lokasi kejadian banjir bandang ini antara lain, Kp. Cipari Desa Cisaat, Kp. Cibuntu Desa Pasawahan, Kp. Belakan Aspol Kelurahan Cicurug, Kp. Nyangkowek RT/RW 002/007 Desa Mekarsari, Kp. Lio RT/RW/ 002/005 Desa Mekarsari, Perum Setia Budi Desa Bangbayang Kecamatan Cicurug

Kronologi Kejadian

Kronologi kejadian bencana ini diperkirakan pada Senin (21/9)  pukul 17.00 WIB terjadi hujan deras hingga menyebabkan terjadinya banjir bandang. Intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan luapan air sungai Citarik- Cipeuncit naik dengan ketinggian air sekitar 6 met

Kenaikan debit air tersebut mengakibatkan 12 rumah terbawa hanyut, 85 unit rumah terendam, dan kendaraan-kendaraan yang terbawa hanyut masih dalam proses pencarian.

Untuk menanggulangi kejadian tersebut, P2BK Kec. Cicurug dan BPBD Kabupaten Sukabumi melakukan asesment ke lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Cicurug, Pemdes Cisaat, Pemdes Pasawahan, Pemdes Mekarsari, Pemdes Bangbayang, dan Pihak Kelurahan Cicurug, BABINSA, Babinkamtibmas, dan Satpol-PP.

Evakuasi korban terdampak banjir bandang dilakukan dengan segera bersama unsur terlibat dan Komunitas Relawan. Donny Pur juga menambahkan, penyerahan bantuan juga memperhatikan protokol kesehatan. “Protokol kesehatan tetap kami lakukan seperti menggunanakan masker, jaga jarak serta menggunakan hand sanitizer,” imbuh pria yang juga merupakan Presiden Direktur PT Kairos Momentul Kapital, salah satu developer besar nasional yang memiliki mega proyek di Bali Utara.

Hal senada juga diungkapkan oleh Pandu Pradana. Ia mengatakan bahwa baksos ini adalah salah satu misi sosial klub dan juga sarana mendekatkan diri dengan saudara-saudara yang terkena bencana dan membutuhkan bantuan. “Mudah-mudahan bantuan ini dapat berguna dan dapat dimanfaatkan semaksimalan mungkin,” pungkasnya.

Rombongan MBSL Club Indonesia pun sempat melihat lokasi bencana di pinggiran sungai sebelum akhirnya kembali ke Jakarta.

 

Editor: Gunawan

Comment

Comodo SSL