Akuisisi Proyek Mangkrak di Asia Tenggara, SR Group Gandeng Swig Equities
- 2020-03-07
JAKARTA-Kemitraan Stern-Swig, antara Stern Resources Group USA ( SR Group ) di pimpin oleh Hartadinata Harianto sebagai CEO dan Swig Equities yang di miliki dan di pimpin oleh Kent Swig,konglomerat properti di USA telah di resmikan secara legal, Senin (2/3) .
SR Group dan Swig Equities membentuk suatu investment holding company dengan tujuan mengakusisi dan menyelesaikan proyek proyek Properti menengah besar yang tidak lancar di Asia Tenggara. Stern Swig akan mendevelop kembali secara menyeluruh dengan taktik dan strategy ALA America yang menjadi solusi bagi proyek-proyek yang bermasalah tersebut untuk menghasilkan keuntungan yang menarik bagi semua pihak yang telah terlibat,” ujar Hartadinata dalam press release
Hartadinata menjelaskan Perusahaan Stern-Swig,berkantor pusat di 599 Lexington Avenue, Manhattan di New York City adalah perusahaan pengembangan real estate yang terintegrasi secara vertical, di mana prinsipalnya memiliki rekam jejak terbukti dalam akuisisi dan pengembangan lebih dari Rp 42 Trilyun di bidang properti perumahan dan komersial di seluruh Amerika Serikat. Collaborasi Stern-Swig ini akan menargetkan proyek-proyek real estat di Asia Tenggara yang tidak lancar dan bisa di optimalkan dan develop ulang.
Prinsipal Stern-Swig yang sangat berpengalaman di real estat investasi dan development, memiliki track record yang jelas dan membanggakan, dengan pengalaman memegang atau telah memegang posisi kepemilikan dan manajemen di beberapa gedung historis di New York City termasuk 48 Wall Street, 44 Wall Street, dan 770 Lexington Avenue.
Melalui perusahaan yang terafiliasi dengan Stern-Swig, Prinsipal organisasi ini memegang posisi kepemilikan di beberapa aset real estate terbaik di Amerika Serikat; antara lain di New York termasuk Gedung Grace Building (1114 Avenue of the Americas) dan 1411 Broadway juga gedung di San Francisco antara lain Mills Building (220 Montgomery Street) dan Russ Building (235 Montgomery Street).
Untuk semua proyek Perusahaan Stern-Swig, Stern-Swig mengandeng mitra Helmsley Spear untuk mengoperasikan real estate tersebut, untuk memastikan kualitas produk dan mencapai profitabilitas proyek secara maksimal.
HelmsleySpear adalah perusahaan real estate tertua di Amerika yang masih beroperasi dan telah menjadi pemimpin dalam real estate komersial sejak 1866. HelmsleySpear akan memberikan kinerja yang sangat profesional dan memberikan keuntungan maksimal untuk proyek-proyek yang di tangani, dan akan mengawasi semua aspek proyek Stern-Swig termasuk akuisisi, pengembangan proyek, kegiatan pasar modal, manajemen konstruksi, penjualan & penyewaan, marketing, dan manajemen properti,” ujar CEO SR Group USA.
Hartadinata menambahkan Stern Resources dan Swig Equities sudah lama berkolaborasi di Amerika Serikat sejak 2016, alasan untuk membuat anak perusahaan secara formal ini, dikarenakan banyak sekali peluang untuk mengakuisisi dan develop ulang real estat proyek yang sedang bermasalah operasional dan financial.
EeeKent Swig, sebagai salah satu real estat developer terbesar di Amerika dengan portofolio dari New York hingga San Francisco, dan menjabat sebagai pemilik dan pemimpin beberapa real estat company (Co-Chairman of Terra Holdings, LLC - President of Swig Equities, LLC - Pemilik dan Presiden of Helmsley Spear, LLC - Pemilik Falcon Pacific Construction, LLC - Principal di The Swig Company), sangat senang dan antusias untuk memprioritaskan agenda perusahaan ini.
Manajemen inti Stern-Swig di antaranya adalah Kent Swig, Hartadinata Harianto, Tim Galbraith, dan Hon. Ambassador Cameron Hume. Tanggung jawab Swig mengawasi pengembangan dan mengelola operasi harian perusahaan.
Tanggung jawab Hartadinata menetapkan arah strategis perusahaan dan mengawasi akuisisi. Mr. Galbraith, yang sebelumnya adalah Chief Investment Officer of Alternatif untuk Aegon (Salah satu Perusahaan yang masuk Forbes 500), akan mengawasi kegiatan investasi perusahaan. Duta Besar Cameron Hume, yang merupakan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dari tahun 2007 - 2010, memberi nasihat kepada perusahaan mengenai kegiatan bisnis lintas batas negara.
Di Indonesia, Stern-Swig sedang dalam tahap akhir menuju kolaborasi dengan sejumlah pengembang lokal di kota-kota besar di seluruh Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Bandung, Maluku dan Bali kata Hartadinata,menambahkan.


Comment