Resmi Tutup Atap, Serpong Garden Apartment Jaga Komitmen Terhadap Konsumen

    2019-09-30

HARIANPROPERTY.COM, JAKARTA-  Di tengah-tengah maraknya pemberitaan terhadap sejumlah pengembang yang kerap ingkar janji terhadap konsumennya dalam hal ketepatan penyerahan unit, PT Hutama Anugrah Propertindo (HAP) justeru terus menunjukkan komitmennya. Hal itu dibuktikan dengan melakukan proses topping off pada Sabtu (25/9) kemarin.

Topping off  untuk dua Tower Bellerosa dan Tower Cattleya dikerjakan sesuai waktu sehingga tidak lama lagi akan siap untuk dihuni.

Ferdy Sutrisno selaku Direktur Utama PT Hutama Anugrah Propertindo mengatakan bahwa komitmen terhadap konsumen adalah kunci utama kesuksesan bagi pengembang.

Terlebih, Serpong Garden merupakan apartemen yang sudah mengaplikasikan konsep TOD (Transit Oriented Development) di Indonesia. Konsep Transit Oriented Development (TOD) merupakan pendekatan pengembangan kota yang memaksimalkan penggunaan angkutan publik, sekaligus meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi.

Sebagai apartemen pertama yang menerapkan TOD, Serpong Garden Apartment juga  sekaligus adalah apartemen yang mempelopori  koneksitas yang terintegrasi dengan berbagai intermoda seperti Stasiun Cisauk, pasar modern, dan terminal terpadu.

“Sehingga apabila nantinya pemerintah jadi mengaplikasikan jalur bagi kereta api massal (Mass Rapid Transit) dan juga kereta api ringan (Light Rapid Transit/LRT), kami sudah siap, termasuk juga kelengkapan jarigan bagi para pejalan kaki/ para pengguna sepeda,” jelas Ferdy.

Dalam kesempatan sama, GM Marketing  PT HAP, Clemens Papin Iswara menegaskan, setelah keberhasilan dua tower sebelumnya, Serpong Garden Apartment juga sudah meluncurkan Tower Diamanta yang bergaya hunian pintar dan modern, sehingga layak diperhitungkan sebagai tempat tinggal yang nyaman dan investasi yang menarik.

Aksesibilitas Mudah

Menurut Papin dengan hanya selangkah dari jaringan kereta commuter line, para penghuni apartemen sekaligus memperoleh akses transportasi ke pusat bisnis, mall, kampus ternama, tempat rekreasi, serta fasilitas umum lainnya. 

”Jarak Apartemen Segar dari Stasiun Cisauk hanya 25 meter, dan terhubung melalui jembatan layang berdesain futuristik,” jelasnya. Ke depannya pemerintah berencana juga membangun jaringan kereta semi ringan Light Rapid Transportation (LRT), sehingga akses tersebut kian mempertegas simpul kegiatan di wilayah Serpong bagian Barat di dan Timur.

”Kenyamanan hidup di apartemen yang siap huni ini, juga dirancang untuk menghasilkan kualitas hidup bagi konsumen lebih cerdas. Selain ditunjang oleh lingkungan asri di tengah kawasan berkembang segitiga emas Tangerang selatan, nantinya akses ke sana, juga semakin ditunjang dengan dilengkapinya koneksitas jalan tol yang menghubungkan antara wilayah Jakarta dengan BSD di Tangerang, khususnya untuk pintu tol keluar arah Aeon Mal.

Kemudahan juga akan dirasakan, terkait dengan rencana perpanjangan jalur Multi Raya Transportasi (MRT) yang akan menghubungkan dari wilayah Cikarang di wilayah Timur sampai ke Kabupaten Tangerang yang ada di wilayah Barat. Sehingga pembangunan ini memudahkan terkoneksinya wilayah timur dan barat, termasuk juga utara dan selatan.

Menyinggung konsep TOD yang diusung dalam pembangunan Segar, Yayat mengatakan, pembangunan TOD bukan hanya bicara konsep rumah susunnya saja, namun harus didukung juga oleh jaringan jalan dan simpul angkutan umum.

“Jangan sampai TOD itu hanya membangun rumah susun di samping stasiun. Juga jangan sampai pembangunan TOD itu nantinya tidak ada trotoar (pedestrian), termasuk juga bangunan di sekitar TOD,” pungkas Yayat.

Comment

Comodo SSL