Desain Arsitektur RSPI Bintaro Jaya Masuk Finalis World Architecture Festival 2019

    2019-07-12

TANGERANG-Ajang penghargaan tahunan bergengsi bagi para arsitek di seluruh dunia yang bertajuk World Architecture Festival 2019 (WAF 2019) kembali digelar.

Tahun ini, perhelatan WAF memasukkan desain arsitektur gedung RS Pondok Indah – Bintaro Jaya menjadi salah satu finalis pada kategori Health – Completed Buildings.

Rumah sakit ketiga yang berada di bawah naungan RS Pondok Indah Group ini merupakan satu-satunya kandidat dari tanah air dalam kategori Health-Completed Buildings yang bersanding dengan desain arsitektur fasilitas kesehatan lain asal Nepal, Swedia, Ghana, Inggris, Jepang, Australia, Swiss, Inggris, dan Singapura.

Chief Executive Officer RS Pondok Indah Group, dr. Yanwar Hadiyanto, MARS, mengatakan rumah sakit ini mengedepankan konsep green and homey. Bangunannya menggunakan banyak material kaca, yang memungkinkan pencahayaan natural dari sinar matahari untuk masuk sebanyak-banyaknya, sehingga dapat mengurangi penggunaan listrik.

"Kami pun memanfaatkan ruang terbuka hijau sebagai oase penyejuk dari material bangunan yang terkesan futuristik. Beberapa instalasi karya seni berbentuk fauna berukuran real size diletakkan di lobi utama untuk menghadirkan suasana alam, memberikan sambutan yang hangat bagi para pasien dan pengunjung rumah sakit.”

RS Pondok Indah - Bintaro Jaya terdiri dari tujuh lantai dengan luas lahan 12.600 meter persegi dan luas bangunan 34.000 meter persegi. Konsep green and homey dipilih untuk membuat pasien merasa nyaman meskipun sedang berada di rumah sakit, dan diharapkan dapat mendukung proses pemulihan pasien, sesuai dengan konsep ‘getting better starts from feeling better’.

“Sejak perencanaan, kami selalu berkomunikasi secara intens dan bekerja berdampingan dengan tim arsitektur. Kami menginginkan sebuah rumah sakit yang dapat mengakomodir harapan pengunjung maupun pemberi layanan sehingga memenuhi kebutuhan akan faktor keselamatan dan pelayanan namun tetap nyaman,” tambah dr. Yanwar. 

Konsep arsitektur rumah sakit yang berlokasi di Bintaro Jaya ini dipercayakan kepada firma arsitek Silver Thomas Hanley (STH) sebagai Lead Architect dan Arkonin sebagai Architect of Record. RS Pondok Indah - Bintaro Jaya menghadirkan desain modern dengan banyak ornamen lengkung yang mempermanis sudut bangunan.

Tidak hanya dari arsitekturnya, desain interior rumah sakit ini pun membuat siapapun yang datang, lupa kalau sedang berada di rumah sakit. Semua ruang, termasuk ruang rawat inap, dirancang untuk menghadirkan suasana nyaman dalam rumah sakit yang mulai beroperasi sejak April 2017 ini.

Berbagai instalasi karya seni kreasi anak bangsa yang menghiasi sudut-sudut ruang berpadu harmonis dengan arsitektur bangunan, termasuk goresan tangan seniman cilik hasil Drawing Competition siswa SD di sekitar RS Pondok Indah – Bintaro Jaya yang dipajang di Klinik Anak, berbagai pahatan, serta lukisan-lukisan ciptaan para seniman nasional.

RS Pondok Indah - Bintaro Jaya juga dikembangkan sebagai smart hospital. Sama dengan RS Pondok Indah lainnya, RS Pondok Indah – Bintaro Jaya juga menggunakan sistem informasi rumah sakit digital dan terintegrasi antar setiap unit dan dengan RS Pondok Indah lainnya.

Pelayanan yang didukung sepenuhnya dengan sistem digital dan teknologi terkini ini tak serta merta membuat RS Pondok Indah – Bintaro Jaya menjadi terkesan kaku dan dingin.

Arsitektur dan interior yang dirancang sedemikian rupa tetap membuat rumah sakit dengan sistem digital dan teknologi yang merupakan state of the art ini menjadi fasilitas kesehatan yang terkesan hangat dan nyaman.

Secara bangunan dan pengelolaan, RS Pondok Indah - Bintaro Jaya juga mengedepankan aspek ramah lingkungan. Salah satunya dengan pemanfaatan konsep rumah kaca. Pengaplikasian konsep ini tidak hanya memungkinkan cahaya dari luar untuk leluasa masuk ke dalam bangunan, tapi juga mengurangi penggunaan lampu, terutama pada pagi dan siang hari.

Penggunaan lampu LED pun semakin mengoptimalkan penghematan energi. Pengelolaan limbah (waste management) juga menjadi aspek lain yang diperhatikan. Selain itu, bangunan juga mengadopsi konsep sustainable sites initiative (SITES), efisiensi air dan energi, dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang didukung oleh teknologi terdepan untuk mengurangi produksi gas polutan.

Tim arsitektur RS Pondok Indah – Bintaro Jaya harus mempresentasikan desain yang mereka buat secara langsung di hadapan para delegasi dan juri internasional di World Architecture Festival yang berlokasi di Amsterdam. Pemenang penghargaan World Architecture Festival ini akan diumumkan pada bulan Desember 2019. 

Editor     : Gunawan

Comment

Comodo SSL