Investasi Rp200 Miliar, Sika Indonesia Resmikan Pabrik Ke-3 di Cibitung

    2019-10-14

Pabrik yang didirikan di atas area seluas 30.000 m2 tersebut diresmikan oleh Sika Area Manager South East Asia Gaby El Chaar, disaksikan oleh Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Farah Ratna Dewi, Duta Besar SWISS untuk Indonesia Kurt Kunz dan General Manager Slka lndonesia Eddy Sutanto. 

BEKASI-Sika, perusahaan bahan kimia untuk konstruksi dan industri meresmikan pabrik ketiga yang berlokasi di Cibitung, Bekasi hari ini (14/10), sebagai salah satu pabrik Sika terbesar di Asia Pasifik.

Slka merupakan perusahaan asal Swiss yang telah berusia lebih dari 100 tahun, memiliki komitmen jangka panjang dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Perusahaan yang dikenal sebagai produsen mortar bahan kimia perekat bahan bangunan ini membuka pabrik ketiganya di Indonesia dengan investasi senilai Rp 200 miliar. 

"Sika memiliki 300 pabrik yang tersebar di 101 negara, termasuk Indonesia. Kehadiran pabrik Sika di Bekasi merupakan wujud komitmen Sika untuk investasi berkelanjutan dan terus memberikan produk dan solusi terbaik untuk mendukung pembangunan dan kemajuan ekonomi di Indonesia,” ujar Sika Area Manager South East Asia Gaby EI Chaar. 

Sika hadir di indonesia sejak tahun 1960-an. Pabrik pertama dibangun pada tahun 1988 di Cileungsi, Bogor. Kemudian guna memperluas bisnis di lndonesia, pada tahun 2013 membuka pabrik kedua di Gresik, Jawa Timur. Tahun ini, Sika resmi membuka pabrik ketiganya dl Cibitung, Bekasi.

Pabrik ketiga yang juga menjadi salah satu pabrik Sika terbesar di Asia Pasifik ini memiliki fasilitas modern dan otomatis dengan kapasitas produksi dapat mencapai 450.000 ton mortar per tahun; Selain itu, pabrik di Bekasi juga berfungsi sebagai pusat distribusi, di mana distribusi produk-produk Sika pada sektor retail modern dan tradisional tersebar di hampir seluruh wilayah indonesia dan sudah masuk ke pasar online (e-commerce). 

Sika lndonesia beroperasi di delapan target market yaltu beton (Concrete), perbaikan (Refurbishment), lantai (Floorlng), kedap air (Waterproofing), atap (Roofing), penutup & perekat (Sealing & Bonding), industri, dan Building Finishing. Sika turut berperan dan dlpercava dalam pembangunan berbagai proyek-proyek besar di Indonesia seperti Jembatan Suramadu, Jembatan Barelang, Bandara Internasional Soekarno Hatta, dan sebagainya. 

General Manager Slka Indonesia Eddy Sutanto memaparkan bahwa Sika Indonesia merupakan perusahaan kimia konstruksi pertama di indonesia yang menerima sertifikat 150 9001. Pada tahun 2005 Sika indonesia berhasil menerapkan sistem manajemen lingkungan dan menerima sertifikat ISO 14001.

"Produk Slka dikembangkan dengan pengetahuan dan teknologi modern, sehingga bisa menghasilkan serangkaian solusi sesuai kebutuhan di bidang konstruksi maupun di industri. Didukung lebih darl 300 staf dl Indonesia, Slka telah membuktlkan keunggulannya dl pasar konstruksi kimia di Indonesia, terleblh dengan dlbangunnya pabrik baru di Cibitung, Jawa Barat," tambah Eddy. 

Lini produk Sika telah dirancang untuk berbagai proyek seperti membran atap berkualitas tlnggl, campuran beton, mortar khusus, perekat, perbaikan dan penguatan bahan, pelapis pelindung, sistem anti air dan lantai. Produk Slka telah mendapatkan kepercayaan dari para professional konstruksi dan industri dl seluruh dunia. 

"Kunci kesuksesan perusahaan tercermin melalui logo segitiga Sika, innovation consistency partnership. Fondasi kesuksesan Slka Juga tercermin dalam Sika's Values& Principles, kami mengambil perspektif Jangka panjang tentang pengembangan bisnis dan bertindak dengan rasa hormat dan tanggung jawab terhadap pelanggan, pemangku kepentingan, dan karyawan," tutup Gaby.

 

Editor     : Gunawan

Comment

Comodo SSL