Kolaborasi Raja Renov dan SOK Design Bikin Kopi Se-Indonesia Keren Banget! Yuk Intip Desainnya

    2021-04-05

Dari kiri ke kanan: Jonathan Lau dan Willy Winata (kiri) Direktur SOK Design dan Fendy Hidayat (kanan), CEO Raja Renov

JAKARTA- Bagi kalian yang suka dengan kafe yang keren dan hits, tampaknya kalian harus ke kafe yang satu ini. Namanya adalah Kopi Se-Indonesia milik dari anak salah satu tokoh terkenal di Indonesia. Lokasinya di Boulevard Timur Kelapa Gading dan desainnya memang unik banget.

Kafe kekinian ini merupakan besutan Raja Renov sebagai kontraktor, dan SOK Design pada desainnya. "Dalam Project Kopi Se Indonesia RajaRenov sebagai Kontraktor dan SOK design sebagai Designer. Kita berkolaborasi berdasar hasil menang tender dari beberapa kontraktor dan desainer terbaik lainya di Jakarta,” ujar Fendy Hidayat, CEO Raja Renov kepada HarianProperty.com, Senin (5/4).

Meski baru berdiri di tahun 2020, Portofolio Raja Renov terbilang cemerlang. Total sudah ada 20 projek yang mereka garap hampir setahun belakangan ini. “Project kami nilainya di atas 50 juta, kalau di bawah Rp50 juta tidak saya ambil supaya tidak menghambat project kami lainnya, ujar Fendy.

Selain dikenal dengan kecepatannya, Raja Renov juga terkenal dengan services-nya. Untuk mengerjakan Kopi Se-Indonesia di Kelapa Gading ini, dirinya hanya membutuhkan waktu 6,5 bulan. “Biasanya kendala di material dan juga design yang menjadi keinginan owner, makanya jadi tunggu-tungguan,” ujar Fendy.

Sementara di sisi design, ada Jonathan Lau dan Willy Winata yang mendesain Kopi Se-Indonesia ini. Mereka tergabung pada Stuido Orang Kreatif (SOK). Meski baru berkecimpung selama 4 tahun, kolaborasinya kedua menghasilkan ide yang fresh dan unik serta kekinian.

Ya, yang unik, seluruh lantai di Kopi Se-Indonesia ini memiliki desain yang berbeda. Sebelum masuk ke dalam, kita akan menemukan ruangan outdoor yang cozy banget. Di sana ada batu ekspos dan juga anyaman bambu sintentis.

Fasad bangunan menggunakan material anyaman sebagai skin bangunan yang memiliki fungsi tambahan sebagai pelindung panas matahari untuk desain arsitektur yang berkelanjutan (sustainable architecture). Bentuk skin anyaman didesain dinamis dengan sobekan-sobekan di sudutnya dengan elemen lengkung. Elemen lengkung diambil untuk memberikan efek kontras pada lingkungannya yang memiliki bentuk-bentuk kaku.

"Tema desain cafe kopi se-indonesia ini adalah identitas Indonesia. Untuk mewujudkannya, kami menampilkan berbagai unsur keindahan nusantara melalui penggunaan material yang sangat familiar dengan masyarakat indonesia, seperti material anyaman, bambu, tikar, batik dari barat hingga timur Indonesia, susunan batu roster dan sebagainya. Sedangkan untuk bagian interior memiliki desain yang berbeda-beda mengikuti fungsi aktifitas di setiap lantainya," papar Jonathan Lau.

Masuk ke lantai pertama, di sana kita akan banyak menemukan spot yang instagramable banget. Ada latar kepulauan Indonesia dan juga burung garuda bermotif batik. Tak lupa bambu sintetis juga terlihat di lampu pada ceilingnya.

“Area indoor lantai 1 didesain memiliki plafon yang tinggi dan menggunakan pilihan kursi yang lebih santai. Meja bar kopi dilapis terakota dan latar belakang meja bar kopi terdapat batu bata yang terlihat melayang di antara besi- besi miring dengan pencahayaan dari sisi belakangnya, serta terdapat instalasi lampu gantung dengan bahan anyaman di atas meja bar menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Jonathan kepada HarianProperty.com.

Di lantai duanya, ada semacam ruang kerja untuk co-working space dengan desain kolonia dan etnik yang memukau. Terlihat ada pintu khas kolonial berkolaborasi dengan batik nusantara. “Ini semua kami yang buat dan sengaja memang setiap lantai memiliki perbedaan,” tambah Jonathan.

Di lantai 3, ada konsep semi lesehan di mana kita bisa bersantai dengan dengan cara unik. Yang menarik, ceilingnya juga dibalut dengan motif batik sehingga kesan unik begitu terasa. Meja makan juga didesain senyaman mungkin dengan HPL yang melengkung. “Di lantai 3, konsep besarnya adalah area bermain board game dengan gaya duduk lesehan, menggunakan material khas Indonesia terakota dipadukan dengan tikar khas Jawa dan sarung khas Indonesia. Terdapat mural yang didesain menarik dan berwarna dengan tema Indonesia,” ujar Willy Winata.

Di lantai 4 konsep ruangannya adalah untuk merokok, didesain lebih sederhana tetapi nyaman dengan menggunakan material yang lebih rustic.  Nah, salah satu lantai yang paling menarik adalah rooftop. Di sini kalian akan menemukan batu bata ekpos dan juga batu alam yang dicat dengan warna tera kota sehingga keren dan instagramable. “Inspirasnya enggak ada. Tiba-tiba pengin aja bikin konsep seperti ini,” ujar Willy Winata.

Selain desainya yang oke, di sini kalian juga bisa mencicipi kopi dan makanan seru di sini. Harganya juga affordable mulai 20 ribuan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

 

Comment

Comodo SSL